Selasa, 18 Juni 2019

RPP TDO K13


 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan
: SMK N 2 Yogyakarta
Mata pelajaran
: Teknologi Dasar Otomotif
Bidang keahlian
: Teknologi Rekayasa
Program keahlian
: Teknik Otomotif
Paket keahlian
: Teknik Kendaraan Ringan (TKR)
Kelas/ Semester
: X/ 1
Alokasi Waktu
: 4 JP (@45 menit)

A.      Kompetensi Inti
KI-3.  Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasitentang pengetahuan faktual, konseptual, operasional lanjut, dan metakognitif secara multidisiplin sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik dan Manajemen Perawatan Otomotif pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.
KI-4.  Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik secara mandiri. Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami, sampai dengan tindakan orisinal dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik secara mandiri.
B.      Kompetensi Dasar
3.1.        Memahami prinsip-prinsip keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
4.1.    Menggunakan prinsip-prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
C.      Indikator Pencapaian Kompetensi
3.1.1.  Menjelaskan prinsip-prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
3.1.2.  Menguraikan prinsip-prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
3.1.3.  Mendeteksi potensi dan resiko kecelakaan kerja.
4.1.1.  Menunjukkan prinsip-prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
4.1.2.  Mengontrol penggunaan prinsip-prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
D.      Tujuan Pembelajaran
Setelah berdiskusi dan menggali informasi, siswa mampu:
1.    Menjelaskan pengertian keselamatan dan kesehatan kerja.
2.    Menjelaskan dasar hukum/undang-undang K3.
3.    Menjelaskan tujuan dan syarat K3.
4.    Menjelaskan pengertian bahaya dan kecelakaan kerja secara mandiri.
5.    Menjelaskan 2 (dua) jenis penyebab kecelakaan kerja secara mandiri.
6.    Menjelaskan 6 (enam) jenis bahaya dan 7 (tujuh) jenis kecelakaan kerja secara mandiri.
7.    Menjelaskan 6 (enam) hierarki pengendalian bahaya secara mandiri.
8.     Mengidentifikasi bahaya yang terdapat dalam gambar atau ilustrasi tersebut, sekaligus menentukan cara pengendaliannya.
9.     Menjelaskan minimal 5 (lima) alat pelindung diri yang digunakan di dalam bengkel secara mandiri.
10.  Membuat dokumen pengendalian bahaya yang terdapat di lingkungan sekolah secara berkelompok.
11.  Melakukan observasi penerapan K3 di lingkungan sekolah secara berkelompok.
E.      Materi Ajar
1.    Pengertian keselamatan dan kesehatan kerja.
2.    Dasar hukum K3.
3.    Tujuan dan syarat K3.
4.    Alat pelindung diri
5.    Pengertian bahaya dan kecelakaan.
6.    Jenis bahaya dan kecelakaan.
7.    Prosedur pengendalian bahaya.
F.      Pendekatan, Model, dan Metode Pembelajaran
Pendekatan           : Saintifik
Model                     : Discovery learning dan project based learning
Metode                   : Ceramah, tanya jawab, diskusi
G.     Media Pembelajaran
1.    Power Point
2.    LCD Proyektor
3.    Papan tulis
H.        Sumber Belajar
1.    Hariyanto. 2013. Teknologi Dasar Otomotif 1. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.
2.    Handout bahaya dan kecelakaan.
I.          Kegiatan Pembelajaran
       Teori
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
I.
Pendahuluan

1.    Guru membuka pelajaran dengan memberi salam.
2.    Guru membimbing siswa untuk berdoa sebelum memulai pelajaran,
3.    Guru melakukan presensi kehadiran siswa,
4.    Apersepsi atau memberi penguatan kepada siswa tentang pentingnya belajar keselamatan dan kesehatan kerja.
5.    Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai pada kompetensi memahami prinsip-prinsip keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
6.    Memberi pertanyaan mendasar kepada siswa terkait materi yang akan diajarkan.
7.    Guru memberikan tanggapan positif sebagai penguatan dalam bentuk lisan kepada siswa yang telah mengemukakan jawabannya.

10 menit
II.
Inti (discovery learning)
Waktu









1.    Stimulation (memberi stimulus).
·         Guru menyajikan bacaan, gambar, dan video terkait keselamatan dan kesehatan kerja yang terdapat dalam file powerpoint.
·         Siswa memperhatikan sajian powerpoint yang diberikan oleh guru.
2.    Problem Statement (mengidentifikasi masalah).
·         Siswa mengidentifikasi berbagai permasalahan yang muncul dari sajian yang diberikan oleh guru.
·         Guru memancing siswa untuk dapat mengidentifikasi masalah
·         Guru memilah dan menentukan permasalahan yang sesuai tujuan pembelajaran.
3.    Data Collecting (mengumpulkan data).
·         Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok untuk berdiskusi mencari jawaban atas permasalahan.
·         Siswa mencari jawaban atas permasalahan yang ditemukan melalui handbook, buku cetak, internet, guru, atau sumber belajar lainnya.
·         Guru membantu siswa dalam mencari jawaban atas permasalahan yang ditemukan.
4.    Verification (memferifikasi).
·         Siswa memferifikasi kebenaran jawaban dengan guru.
·         Guru menjawab ferifikasi jawaban siswa.
5.    Generalization (menyimpulkan).
·         Guru menggiring siswa untuk menggeneralisasikan hasil simpulannya pada suatu kejadian atau permasalahan yang serupa.
·         Siswa menggeneralisasikan hasil simpulannya pada suatu kejadian atau permasalahan yang serupa

30 menit
III.
Penutup
Waktu

1.    Guru membantu siswa untuk merangkum materi keselamatan dan kesehatan kerja dengan memberikan pertanyaan.
2.    Guru memberikan arahan siswa untuk mengakses buku referensi yang digunakan untuk pertemuan selanjutnya.
3.    Guru mengakhiri dengan menyampaikan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan datang dan memberikan pesan moral kepada siswa.
4.    Guru membimbing siswa untuk berdo’a sebelum mengakhiri pelajaran.
5.    Guru memberikan salam penutup.
10 menit
       Praktik
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
I.
Pendahuluan

1.    Guru membuka pelajaran dengan memberi salam.
2.    Guru membimbing siswa untuk berdoa sebelum memulai pelajaran,
3.    Guru melakukan presensi kehadiran siswa,
4.    Apersepsi atau memberi penguatan kepada siswa tentang pentingnya belajar keselamatan dan kesehatan kerja.
5.    Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai pada kompetensi menggunakan prinsip-prinsip keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
6.    Guru menyampaikan proyek kelompok yang akan dilakukan yaitu mengidentifikasi dan membuat pengendalian bahaya secara dokumen dilingkungan sekolah (4 JP) dan melakukan observasi penerapan K3 dilingkungan sekolah (2 JP).
7.    Guru membagi kelompok dan membagikan tugas masing-masing.

10 menit
II.
Inti (project based learning)
Waktu









1.    Penentuan pertanyaan mendasar (Start with the Essential Question)
·         Pada tahap ini peserta didik secara kelompok/individu dihadapkan pada bagaimana cara mengatasi permasalahan dan menentukan projek yang paling tepat cara mengatasi masalah.
·         Permasalahan yang dihadapi yaitu bagaimana mengontrol bahaya yang ada dilingkungan sekolah dan bagaimana mengetahui sejauh mana pelaksanaan K3 di sekolah.
2.    Mendesain perencanaan proyek
·         Peserta didik merancang projek yang telah di tentukan baik desain/perencanaan, gambar, bahan maupun teknis pengerjaannya.
3.    Menyusun jadwal (Create a Schedule)
·         Tahap ini peserta didik menyusun jadwal (waktu pelaksanaan), distribusi kerja dan presentasi.
4.    Memonitor kemajuan proyek (Monitor the Progress of the Project)
·         Tahap ini peserta didik mengerjakan projek sesuai rancangan dan distribusi kerja serta menyampaikan progres/kemajuan pengerjaan projek.
5.    Menguji hasil (Assess the Outcome)
·         Peserta didik memeriksa hasil projek dengan membandingkan dengan rancangan dan pendidik menilai kemajuan peserta didik.
6.    Mengevaluasi pengalaman (Evaluate the Experience)
·         Melakukan refleksi terhadap aktivitas dan hasil proyek yang sudah dijalankan.

110 menit
III.
Penutup
Waktu

1.    Guru menilai hasil pekerjaan siswa dan menyampaikan komentar tentang pekerjaan yang sudah siswa lakukan.
2.    Guru mengakhiri dengan menyampaikan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan datang dan memberikan pesan moral kepada siswa.
3.    Guru membimbing siswa untuk berdo’a sebelum mengakhiri pelajaran.
4.    Guru memberikan salam penutup.
10 menit

G.    Penilaian
  1. Teknik penilaian
Tugas, tes tertulis, dan portofolio.


  1. Instrumen Penilaian
a.      Tugas
Identifikasi minimal 3 (tiga) bahaya yang terdapat dalam gambar berikut sekaligus tentukan cara menangani bahaya yang anda temukan!
Description: C:\Users\Anasbi\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCache\Content.Word\toyota vios (2).jpg
Gambar 01. Kondisi bengkel
b.      Tes tertulis
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!
1)    Jelaskan apa yang dimaksud keselamatan dan kesehatan kerja!
2)    Sebutkan minimal 2 undang-undang yang mengatur K3!
3)    Sebutkan minimal 5 tujuan K3!
4)    Jelaskan apa yang dimaksud dengan bahaya dan kecelakaan!
5)    Sebutkan minimal 5 (lima) jenis bahaya beserta contohnya!
6)    Sebutkan 6 (enam) hierarki pengendalian bahaya!
Kunci jawaban
1)    Keselamatan dan kesehatan kerja adalah suatu kondisi dalam pekerjaan yang sehat dan aman baik bagi pekerja, pekerjaan, perusahaan, maupun bagi masyarakat dan lingkungan sekitar tempat kerja.
2)    Undang-Undang No 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja,
Permenaker No 5 Tahun 1996 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Permenaker No 4 Tahun 1987 tentang Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3),
UU no. 23 tahun 1992 tentang kesehatan,
UU no. 25 tahun 1991 tentang ketenagakerjaan.
UU nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
3)    Mencagah terjadinya kecelakaan 
Mencegah timbulnya penyakit akibat/pekerjaan
Mencegah/mengurangi kematian
Mencegah/mengurangi cacat tetap
Mengamankan material, konstruksi, pemakaian, pemeliharaan bangunan-bangunan, alat-alat kerja, mesin-mesin, pesawatpesawat, instalasi, dsb.
Meningkatkan produktifitas kerja tanpa memeras tenaga kerja dan menjamin kehidupan produktifnya.
Mencegah pemborosan tenaga kerja, modal, alat dan sumber produktif lainnya sewaktu kerja dsb.
Menjamin tempat kerja yang sehat, bersih, nyaman dan aman sehingga dapat menimbulkan kegembiraan semangat kerja.
Memperlancar, meningkatkan dan mengamankan produksi, industri serta pembangunan.
4)    Bahaya (hazard) merupakan semua hal yang dapat menjadi sumber kecelakaan atau kerusakan pada alat, bahan, orang, dan lingkungan. Sedangkan kecelakaan (incident) merupakan kejadian tidak diharapkan dan tidak direncanakan yang terjadi secara tiba-tiba dan menyebabkan cidera pada alat, bahan, orang, maupun lingkungan.
5)    Jenis bahaya:
a)    Mekanikal (contoh: benda berputar, ketinggian, posisi dibawah benda kerja)
b)    Radiasi (contoh: sinar las listrik)
c)     Panas (contoh: air radiator, engine setelah running)
d)    Kimia (contoh: air aki)
e)     Listrik (contoh: listrik PLN, aki, kabel)
f)      Biologi (contoh: bakteri, virus, jamur, semut)
6)    Hierarki pengendalian bahaya:
a)    Eliminasi (dihilangkan)
b)    Substitusi (diganti)
c)     Isolasi (diputus)
d)    Rekayasa engineering (didesain)
e)     Administrasi (dokumen)
f)      APD (alat pelindung diri)
c.      Portofolio
Penilaian portofolio digunakan untuk menilai praktik dimana ada dua job, yaitu mengendalikan bahaya dilingkungan sekolah dan mengobservasi penerapan K3 di sekolah. Produk pengendalian bahaya dapat berupa dokumen SOP, rambu-rambu, petunjuk, dan lain-lain. Sedangkan observasi menggunakan lembar observasi sebagai berikut.
Checklist kelayakan peralatan K3

Nama Paket Pekerjaan/Kode :  Kelayakan Peralatan K3
Hari, tanggal                           : ……………………………………………
Lokasi                                      : ……………………………………………
Anggota Kelompok                   : ………………………………………………………………………………
No.
Aspek yang disimak
Ada
Tidak
Keterangan
1
Pedoman K3L



2
Rambu-Rambu & Semboyan K3



3
Peralatan K3L



4
APD sejumlah tenaga kerja



5
P3K



6
Helm Layak



7
Sepatu Layak



8
Sarung Tangan Layak



9
Kaca mata layak



10
Penangung jawab K3




  1. Rubrik penilaian
a.       Penilaian tugas
Apabila siswa dapat menyebutkan 3 bahaya sekaligus cara pengendaliannya mendapat 10 poin. Apabila siswa dapat menyebutkan 2 bahaya sekaligus cara pengendaliannya mendapat 7 poin. Apabila siswa dapat menyebutkan 1 bahaya sekaligus cara pengendaliannya mendapat 4 poin. Apabila siswa tidak dapat menyebutkan bahaya maupun cara pengendaliannya mendapat 0 poin.
b.       Penilaian tes tertulis
·         Nomor 1. Apabila pengertian keselamatan dan kesehatan kerja benar mendapat poin 10, apabila kurang tepat poin akan dikurangi sesuai indikator yang salah/tidak muncul.
·         Nomor 2. Apabila mampu menyebutkan 2 undang-undang K3 mendapat 5 poin, jika hanya menyebutkan 1 mendapat 2 poin.
·         Nomor 3. Apabila mampu menyebutkan 5 tujuan, mendapat 10 poin. Jika kurang dari 5, setiap tujuan bernilai 2 poin.
·         Nomor 4. Apabila pengertian bahaya benar mendapat 5 poin dan apabila pengertian kecelakaan benar mendapat 5 poin. Sehingga total poin no 1 adalah 10.
·         Nomor 5. Setiap menyebutkan jenis bahaya beserta contohnya mendapat 2 poin, apabila tanpa contoh hanya 1 poin. Sehingga total poin no 2 adalah 10.
·         Nomor 6. Apabila dapat menyebutkan hierarki dengan urut dan benar mendapat 10 poin. Apabila terdapat kesalahan urutan atau tidak disebutkan, poin yang didapat adalah 10 poin dikurangi jumlah kesalahan.
Nilai akhir tes tertulis = jumlah poin x 100 : 5,5
c.        Portofolio
Setiap kelompok yang menyelesaikan proyek, mendapat nilai sesuai kualitas proyeknya. Rentang nilai mulai dari 0 – 100.
d.       Remidial dan pengayaan
1)    Remidial dilakukan untuk siswa yang belum mencapai KKM yang telah ditentukan sekolah. Remidial dilakukan dengan cara observasi ke bengkel luar sekolah untuk mengidentifikasi minimal 5 bahaya dan cara menanganinya.
2)    Pengayaan dilakukan bagi siswa yang telah memenuhi KKM dengan cara mencetak hasil pengendalian bahaya secara administrasi yang sudah diidentifikasi dan didesain pada saat praktikum.


Mengetahui
Kepala SMK 





NIP
Yogyakarta,  
Guru Mata Pelajaran,




Fatkhurohman, S.Pd.
   NIM. 17530299058


Tidak ada komentar:

Posting Komentar